Semester Satu IAIN WS

Minggu, 18 Mei 2014

Potongan kisah hidup saya

     Saya dilahirkan oleh kedua pasangan Bapak Sumiyadi dan Ibu Solikhati di kota Demak, pada hari Jumat tanggal 16 Juni tahun 1995 dengan nama Eko Juni Setyawan, biasa dipanggil dengan sebutan Juni. Saya dilahirkan normal dengan jenis kelamin Laki-laki. Saya adalah anak pertama dari dua bersaudara, Adik saya bernama Wisnu Dwi Rakhmanto, yang lahir pada 6 juli 2001. Saya beragama Islam. Saya selalu bercita-cita menjadi Guru. Saya ingin menjadi Guru karena ketika masih kecil, saya ngaji dan pak ustad bilang “ilmu yang mamfaat adalah ilmu yang disampaikan” inilah yang membuat saya termotivasi untuk menjadi seorang tenaga pengajar yaitu guru.


     Kedua orang tua saya asli orang Demak. Bapak saya Lahir dari kedua pasangan yaitu Bapak Sumardi dan Ibu Sumiah, pada 9 mei 1969. ada kesalahan pada tanggal tersebut, menurut kakek, Bapak Saya lahir pada Sabtu pahing, padahal pada tanggal tersebut menunjukkan hari jum’at pahing. Setelah saya selidiki dengan sebuah software dan di internet ternyata sebenarnya bapak saya lahir pada 9 mei 1970. Bapak saya bekerja di dinas perhubungan kota Semarang tepatnya di terminal Terboyo. Saat itu Bapak saya masih wiyata bakti, hingga pada tahun 2010 bapak di angkat menjadi PNS dan di pindah tugaskan di terminal Mangkang.

      Ibu saya lahir pada tanggal 6 Juli tahun 1974 dari kedua pasangan yaitu bapak Maryadi dan Ibu Kasminah. Ibu menikah dengan bapak saya pada tanggal 26 Mei pada tahun 1994 dan tinggal di kabupaten Demak, tepatnya di desa Karangmlati Rt.04 Rw.01, kecamatan/kabupaten Demak.

     Tahun 2000, saya mulai memasuki bangku taman kanak-kanak, yaitu di TK Kuncup Mekar 1. Setelah itu pada tahun 2001, saya memasuki bangku Sekolah dasar. Saya bersekolah di SDN Karangmlati 2 Demak, saat itu nama panggilan saya masih Wawan, hingga ketika kelas empat, nama panggilan saya di ganti menjadi Juni oleh guru saya, karena dianggap nama Wawan sudah terlalu banyak dan nama panggilan itu masih dipakai hingga sekarang. Selama di bangku SD saya termasuk 5 besar di kelas, sehingga saat kelas lima saya ditunjuk mewakili sekolah mengikuti beberapa lomba, seperti lomba cerdas cermat dan lomba agama. Saya lulus pada tahun ajaran 2006/2007 dengan nilai ujian sekolah tertinggi. Angkatan saya adalah angkatan yang mengakhiri era ujian sekolah, karena setelah itu sekolah dasar menggunakan Ujian nasional.

     Setelah itu saya melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di SMPN 3 Demak, ini adalah sekolah keluarga, karena Bapak, Ibu, dan adik saya juga bersekolah disini. Saat itu angkatan saya adalah angkatan percobaan dimana pendaftaran SMP dan SMA menggunakan sistem tes. Selama tiga tahun saya berangkat sekolah menggunakan sepeda. Pada saat itu keluarga saya mengalami krisis, karena Bapak terbelit hutang sehingga dalam sebulan kami hanya hidup dengan Rp.200 ribu sebulan. Ketika masuk kelas delapan saya mempunyai hobi yaitu mempelajari hal-hal yang berbau tekhnologi, pada masa-masa ini prestasi saya juga meningkat, yang mengagetkan, saya adalah siswa laki-laki yang ditunjuk untuk mewakili Sekolah saya untuk ikut lomba anak berprestasi, karena saat itu hanya saya siswa laki-laki yang mendapat rangking di kelas.


     Pada tahun 2010 saya lulus dari bangku SMP, dan untuk mengembangkan potensi saya di dunia tekhnologi, saya putuskan untuk mendaftar di jurusan Multimedia SMKN 1 Demak yang saat itu menyandang sekolah RSBI. Karena faktor biaya saya sempat ragu untuk mendaftar, Namun Alhamdulillah Allah memberi karunia yaitu pada saat itu bapak saya diangkat menjadi seorang PNS yang kemudian merubah hidup saya menjadi lebih baik. Di SMK saya mempelajari berbagai hal yang menyangkut kamera, PC, desain grafis, web, animasi, dan editing video. Dari situ saya mendapat cita-cita baru yaitu menjadi seorang sutradara atau mungkin animator. Beberapa hal menarik yang tak terlupakan selama di bangku SMK diantaranya : angkatan saya adalah pertama kalinya di buka dua kelas untuk jurusan Multimedia di SMKN 1 Demak, magang di dinas BPMP (Balai pengembangan Multimedia Pendidikan) Semarang, mewakili sekolah untuk mengikuti lomba LKS hingga tingkat provinsi di cabang lomba web desain dan juara tiga lomba senam tingkat kabupaten, mengawali UN 20 paket, dinyatakan lulus pada tahun 2013 dengan peringkat ke dua nilai rata-rata UN tertinggi di kelas, dan masih banyak lagi.


     Setelah pengumuman kelulusan saya mengisi hari libur dengan bekerja selama satu bulan di Di BPS (Badan Pusat Statistik) kota kudus sebagai petugas Entry Dokumen Sensus Pertanian 2013 (ST 2013) dan di sela-sela bekerja, saya mempunyai hobi baru yaitu menulis kisah-kisah saya di SMK ke dalam sebuah cerpen.

     Setelah pekerjaan saya selesai saya melanjutkan pendidikan saya di sebuah perguruan tinggi. Karena bapak saya tidak setuju untuk melanjutkan jurusan saya, maka saya memutuskan masuk ke perguruan tinggi negeri Islam yaitu IAIN Walisongo Semarang di jurusan kependidikan Islam. Dengan harapan dapat mendalami ilmu agama dan dapat mewujudkan cita-cita awal saya sebagai seorang guru.



Nama : Eko Juni Setyawan

Kelas : Kependidikan Islam 2A

Nim : 133311023

Makul : Karya tulis ilmiah