Ingin setia
Terkadang sulit
mengikhlaskan bila orang yang kita suka ternyata tiba-tiba di miliki
seseorang.... kisah ini menceritakan tentang itu..,.,.,.,.,, (yo ngunulah angel
ngomonge owk.,.,)
Di masa SMA adalah masa seseorang yang
baru gede,
Dicritakan seorang pemuda yang bernama Robi, dia siswa SMA kelas 2
yang cukup aktif, terbukti dengan dia menjadi ketua kelas dan ikut dalam
anggota osis.
Dengan kewibawaannya dan tanggung jawabnya membuat guru-guru jadi bangga,
begitu juga dengan teman-temannya
Hari ini adalah tahun ajaran baru, diamana kegiatan MOS untuk adik kelasnya.
Dia mendapat bagian di kelompok KUDA. Dengan keadaannya yang cukup capek Robi
agak tidak bersemangat untuk membimbing adik-adiknya, tapi semua itu berubah
saat dia melihat ada satu anak yang cukup cantik baginya.,., (haha kebiasaane
cah osis,, kesempatan). Dari lesu Robi jadi bersemangat.
Siswa cantik yang dilihat Robi itu bernama (sopo ya enak’e??) suSanti
es kyok ning upin-ipin) dia heran dengan tingkah kakak kelasnya ini. Tapi dia
mencoba untuk tidak keGR-an, jadi pura-pura bersikap biasa,, saat yang lainnya
di hukum hanya dia yang dapat keringanan tapi tetap saja dia bersikap biasa.
Sepulang dari MOS teman-teman Santi sempat bertanya-tanya
Teman :”Santi,kamu gak ngerasa aneh dengan
sikap kak Robi???:”
Santi :” gak ah, aku anggap biasa aja,.,.”
Teman :“tapi tetap aja kami merasa aneh..,.”
Santi :“hmm, iya sih tapi aku gak mau
keGR-an,,”
Teman :”hmm, benar juga sih,, ya udah kami
pulang dulu ya.,!”
Santi :”iya,.,. bye,.,.,.
Besoknya mos hari kedua dimulai dengan
upacara. Saat itu Santi kurang enak badan karena tadi malam kehujanan saat
mencari tugas MOS.,. tiba-tiba mata Santi terasa buram dan akhirnya ia pingsan.
Melihat itu Robi
langsung bergegas menghampiri Santi dan dengan bantuan PMR Robi membawa Santi
ke UKS. Sesampai di UKS Robi tidak lekas kembali ke lapangan upacara, ia justru
menemani Santi. Beberapa saat kemudian Santi pun sadar. Ia kaget karena hanya
ada dia dan Robi di ruangan itu, ia bertanya,
Santi :”apa yang terjadi kak?”
Robi :”Tadi kamu pingsan dek. Gimana apa sekarang
dah baikan? ”
Santi :” Masih agak pusing sih,”
Entah mengapa setelah mendapat
perhatian dari Robi, jantung Santi serasa berdebar kencang. Tapi ia mencoba
untuk menutupinya.
Masa MOS pun berakhir Santi sudah
resmi jadi siswa baru., hubungannya dengan Robi pun kian dekat. Tapi tetap saja
Santi tidak mau keGRan. Semantara Robi selalu mencari perhatian dari Santi,
sampai kabar kedekatan mereka diketahui oleh teman” Robi.
Sebenarnya ada seorang teman Robi yang
sudah lama suka dengan Robi dan ia juga cukup dekat dengan Robi namanya (hmm
angger tekan nama mesti bingung) panggil saja Febi. Robi juga cukup tertarik
dengan Febi tapi dia lebih memilih Santi orang yang baru saja ia kenal.
Sudah cukup lama Robi terus mendekati Santi,
tapi Santi seakan tak memberi respon kepada Robi. Robi mulai bosan, hingga pada
suatu hari sewaktu pulang sekolah hujan turun dengan deras, waktu itu Robi
sedang Di ruang osis, sambil menunggu ia berbincang-bincang dengan teman-teman
Osis lainnya. Setelah cukup lama mereka semua bosan menunggu dan mencoba untuk
pulang walaupun masih hujan. Robi tak langsung pulang ia kemudian berhenti di
pos satpam karena belum ada angkot untuk pulang, disana ternyata ada Santi dan
seorang temannya yang juga menunggu hujan reda.
Robi :”wah kebetulan sekali.,.,
hehehe”
Teman Santi :” Cie-cie kayaknya dah takdir nih.”
Santi :” hus,. Apaan sih bisa
ajah.”
Watu itu
terlihat Santi kedinginan. Robi pun memberikan jaketnya, Santi merasa malu tapi
kemudian ada rasa senang diperhatikan oleh Robi, kini dia sadar Robi sangat
sayang dengannya. Dia bersabar untuk menunggu Robi mengutarakan cinta
padanya.,.,.
Berminngu-minggu pun berlalu Santi masih menunggu, tapi Santi jarang
bertemu dengan Robi, Robi agak sibuk dengan Urusan osis, selama ini Febi lah
yang sering hadir menemani Robi. Walupun sebenarnya Robi berharap untuk mendapat
cintanya Santi, tapi dia mulai bosan karena dia merasa tidak ada respon dari Santi.
Dan selama ini justru Febilah yang selalu dekat dengannya.
Pada suatu hari entah mengapa Santi dan Febi sudah tak bisa memendam
rasanya pada Robi. Mereka ingin segera mengutarakan semuanya pada Robi, waktu
itu Febilah yang pertama mengajak jalan Robi sepulang sekolah.
Santi
terlambat, saat mengajak Robi jalan, Robi berkata tidak bisa sudah ada janji
dengan Febi, hmm lumayan kecewa rasanya di hati Santi pi dia pikir pasti da
waktu lain.
Saat pergi dengan febi, Robi diajak berhenti di sebuah taman kota.
Disana mereka berhenti di sebuah pohon besar tepat di tengah-tengah taman.
Sempat bertanya-tanya Robi di hatinya sebenarnya apa maunya si Febi ini.,.,
kemudian setelah cukup lama berbincang-bincang, tiba-tiba Febi terdiam, dengan
wajah yang agak malu dia mengutarakan kalu dia suka sama Robi, terdiam pula si Robi,
di benaknya sepertinya Febilah yang bisa menggantikan Santi untuknya. Mereka
akhirnya pun jadian. Dan meresmikan hari jadiannya dengan Berfoto bersama dan
mereka mencetaknya dengan tambahan tanggal jadian mereka.
Dua haripun berlalu semenjak mereka jadian. Robi pun mulai menjauhi Santi
supaya tidak terjadi cemburu di hati Febi. Tapi sewaktu pulang sekolah ia
tiba-tiba dipanggil oleh Santi.,. kemudian mereka benbincang-bincang, waktu itu
Robi agak santai karena Febi sudah pulang duluan. Tapi waktu itu perasaan Robi
tidak enak. Seakan-akan bakalan terjadi sesuatu yang akan menghancurkan
dirinya. Tiba-tiba Santi terdiam sama seperti Febi. Dan ia mengutarakan isi
hatinya kepada Robi. Betapa kagetnya sampai-sampai Robi tak bisa berbuat
apa-apa. HP yang semula ia pegang tiba-tiba terjatuh. Di benak Robi dia sangat
bingung apa yang harus ia lakukan, juga rasa kecewa ketika Santi ternyata juga
memiliki perasaan yang sama sepertinya. Tapi apa boleh buat dua hari lalu dia
baru saja jadian dengan febi. Dia tidak bisa melepas Febi begitu saja.
Saat itu Santi bingung Dengan Robi kenapa dia hanya terdiam dan tidak
merespon apa-apa. Kemudian tiba-tiba Robi mengambil Hpnya dan mulai menekan
tombol, sepertinya ia sedang mencari sesuatu.,., ternyata ia mencari sebuah
lagu MP3 dari hpnya..,. lalu dia mulai memutar sebuah lagu sambil memberikan
sebuah foto kepada Santi., Terdengarlah nyanyian.,.,.
“Ku tak mungkin mencintaimu..... karena hati ku tlah dimiliki dia.....
Kau tak mungkin memiliki.... ku sepenuh hati..... aku hanya ingin
setia..”
Rupanya itu
adalah lagu band Armada berjudul “ku ingin setia”.,., lalu Santi pun melihat
foto yang tadi Robi berikan, ternyata itu foto Robi dengan Febi dan tanggal
jadian mereka.,., Santi kaget karena tanggal jadian itu dua hari yang lalu.,.
karena tak kuat menahan sedih Santi berlari menjauh dari Robi. Robi kemudian
mengikuti Santi dan menghentikan Santi, terlihat Santi menangis tersedu-sedu,.,.
ingin rasanya Robi menghentikan tangis Santi, tapi apalah yang bisa Robi
perbuat. Santi terus menangis dan Robi hanya bisa melihat air mata Santi yang
terus berjatuhan.,., (hmm teruske dewe yo!!! Q g kuat neruske hehehehe)
Tamat .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar