Semester Satu IAIN WS

Sabtu, 15 Maret 2014

Cerpen (amburadul)

Ingin setia

Terkadang sulit mengikhlaskan bila orang yang kita suka ternyata tiba-tiba di miliki seseorang.... kisah ini menceritakan tentang itu..,.,.,.,.,, (yo ngunulah angel ngomonge owk.,.,)
         
          Di masa SMA adalah masa seseorang yang baru gede,
Dicritakan seorang pemuda yang bernama Robi, dia siswa SMA kelas 2 yang cukup aktif, terbukti dengan dia menjadi ketua kelas dan ikut dalam anggota osis.
Dengan kewibawaannya dan tanggung jawabnya membuat guru-guru jadi bangga, begitu juga dengan teman-temannya
Hari ini adalah tahun ajaran baru, diamana kegiatan MOS untuk adik kelasnya. Dia mendapat bagian di kelompok KUDA. Dengan keadaannya yang cukup capek Robi agak tidak bersemangat untuk membimbing adik-adiknya, tapi semua itu berubah saat dia melihat ada satu anak yang cukup cantik baginya.,., (haha kebiasaane cah osis,, kesempatan). Dari lesu Robi jadi bersemangat.
Siswa cantik yang dilihat Robi itu bernama (sopo ya enak’e??) suSanti es kyok ning upin-ipin) dia heran dengan tingkah kakak kelasnya ini. Tapi dia mencoba untuk tidak keGR-an, jadi pura-pura bersikap biasa,, saat yang lainnya di hukum hanya dia yang dapat keringanan tapi tetap saja dia bersikap biasa.
Sepulang dari MOS teman-teman Santi sempat bertanya-tanya
Teman        :”Santi,kamu gak ngerasa aneh dengan sikap kak Robi???:”
Santi           :” gak ah, aku anggap biasa aja,.,.”
Teman        :“tapi tetap aja kami merasa aneh..,.”
Santi           :“hmm, iya sih tapi aku gak mau keGR-an,,”
Teman        :”hmm, benar juga sih,, ya udah kami pulang dulu ya.,!”
Santi           :”iya,.,. bye,.,.,.
          Besoknya mos hari kedua dimulai dengan upacara. Saat itu Santi kurang enak badan karena tadi malam kehujanan saat mencari tugas MOS.,. tiba-tiba mata Santi terasa buram dan akhirnya ia pingsan.
Melihat itu Robi langsung bergegas menghampiri Santi dan dengan bantuan PMR Robi membawa Santi ke UKS. Sesampai di UKS Robi tidak lekas kembali ke lapangan upacara, ia justru menemani Santi. Beberapa saat kemudian Santi pun sadar. Ia kaget karena hanya ada dia dan Robi di ruangan itu, ia bertanya,
Santi :”apa yang terjadi kak?”
Robi  :”Tadi kamu pingsan dek. Gimana apa sekarang dah baikan? ”
Santi :” Masih agak pusing sih,”
          Entah mengapa setelah mendapat perhatian dari Robi, jantung Santi serasa berdebar kencang. Tapi ia mencoba untuk menutupinya.
          Masa MOS pun berakhir Santi sudah resmi jadi siswa baru., hubungannya dengan Robi pun kian dekat. Tapi tetap saja Santi tidak mau keGRan. Semantara Robi selalu mencari perhatian dari Santi, sampai kabar kedekatan mereka diketahui oleh teman” Robi.
          Sebenarnya ada seorang teman Robi yang sudah lama suka dengan Robi dan ia juga cukup dekat dengan Robi namanya (hmm angger tekan nama mesti bingung) panggil saja Febi. Robi juga cukup tertarik dengan Febi tapi dia lebih memilih Santi orang yang baru saja ia kenal.
          Sudah cukup lama Robi terus mendekati Santi, tapi Santi seakan tak memberi respon kepada Robi. Robi mulai bosan, hingga pada suatu hari sewaktu pulang sekolah hujan turun dengan deras, waktu itu Robi sedang Di ruang osis, sambil menunggu ia berbincang-bincang dengan teman-teman Osis lainnya. Setelah cukup lama mereka semua bosan menunggu dan mencoba untuk pulang walaupun masih hujan. Robi tak langsung pulang ia kemudian berhenti di pos satpam karena belum ada angkot untuk pulang, disana ternyata ada Santi dan seorang temannya yang juga menunggu hujan reda.
Robi                     :”wah kebetulan sekali.,., hehehe”
Teman Santi         :” Cie-cie kayaknya dah takdir nih.”
Santi                     :” hus,. Apaan sih bisa ajah.”
Watu itu terlihat Santi kedinginan. Robi pun memberikan jaketnya, Santi merasa malu tapi kemudian ada rasa senang diperhatikan oleh Robi, kini dia sadar Robi sangat sayang dengannya. Dia bersabar untuk menunggu Robi mengutarakan cinta padanya.,.,.
Berminngu-minggu pun berlalu Santi masih menunggu, tapi Santi jarang bertemu dengan Robi, Robi agak sibuk dengan Urusan osis, selama ini Febi lah yang sering hadir menemani Robi. Walupun sebenarnya Robi berharap untuk mendapat cintanya Santi, tapi dia mulai bosan karena dia merasa tidak ada respon dari Santi. Dan selama ini justru Febilah yang selalu dekat dengannya.
Pada suatu hari entah mengapa Santi dan Febi sudah tak bisa memendam rasanya pada Robi. Mereka ingin segera mengutarakan semuanya pada Robi, waktu itu Febilah yang pertama mengajak jalan Robi sepulang sekolah.
Santi terlambat, saat mengajak Robi jalan, Robi berkata tidak bisa sudah ada janji dengan Febi, hmm lumayan kecewa rasanya di hati Santi pi dia pikir pasti da waktu lain.
Saat pergi dengan febi, Robi diajak berhenti di sebuah taman kota. Disana mereka berhenti di sebuah pohon besar tepat di tengah-tengah taman. Sempat bertanya-tanya Robi di hatinya sebenarnya apa maunya si Febi ini.,., kemudian setelah cukup lama berbincang-bincang, tiba-tiba Febi terdiam, dengan wajah yang agak malu dia mengutarakan kalu dia suka sama Robi, terdiam pula si Robi, di benaknya sepertinya Febilah yang bisa menggantikan Santi untuknya. Mereka akhirnya pun jadian. Dan meresmikan hari jadiannya dengan Berfoto bersama dan mereka mencetaknya dengan tambahan tanggal jadian mereka.
Dua haripun berlalu semenjak mereka jadian. Robi pun mulai menjauhi Santi supaya tidak terjadi cemburu di hati Febi. Tapi sewaktu pulang sekolah ia tiba-tiba dipanggil oleh Santi.,. kemudian mereka benbincang-bincang, waktu itu Robi agak santai karena Febi sudah pulang duluan. Tapi waktu itu perasaan Robi tidak enak. Seakan-akan bakalan terjadi sesuatu yang akan menghancurkan dirinya. Tiba-tiba Santi terdiam sama seperti Febi. Dan ia mengutarakan isi hatinya kepada Robi. Betapa kagetnya sampai-sampai Robi tak bisa berbuat apa-apa. HP yang semula ia pegang tiba-tiba terjatuh. Di benak Robi dia sangat bingung apa yang harus ia lakukan, juga rasa kecewa ketika Santi ternyata juga memiliki perasaan yang sama sepertinya. Tapi apa boleh buat dua hari lalu dia baru saja jadian dengan febi. Dia tidak bisa melepas Febi begitu saja.
Saat itu Santi bingung Dengan Robi kenapa dia hanya terdiam dan tidak merespon apa-apa. Kemudian tiba-tiba Robi mengambil Hpnya dan mulai menekan tombol, sepertinya ia sedang mencari sesuatu.,., ternyata ia mencari sebuah lagu MP3 dari hpnya..,. lalu dia mulai memutar sebuah lagu sambil memberikan sebuah foto kepada Santi., Terdengarlah nyanyian.,.,.
“Ku tak mungkin mencintaimu..... karena hati ku tlah dimiliki dia.....
Kau tak mungkin memiliki.... ku sepenuh hati..... aku hanya ingin setia..”
Rupanya itu adalah lagu band Armada berjudul “ku ingin setia”.,., lalu Santi pun melihat foto yang tadi Robi berikan, ternyata itu foto Robi dengan Febi dan tanggal jadian mereka.,., Santi kaget karena tanggal jadian itu dua hari yang lalu.,. karena tak kuat menahan sedih Santi berlari menjauh dari Robi. Robi kemudian mengikuti Santi dan menghentikan Santi, terlihat Santi menangis tersedu-sedu,.,. ingin rasanya Robi menghentikan tangis Santi, tapi apalah yang bisa Robi perbuat. Santi terus menangis dan Robi hanya bisa melihat air mata Santi yang terus berjatuhan.,., (hmm teruske dewe yo!!! Q g kuat neruske hehehehe)

Tamat .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar